Kota Paling Berbahaya Di Dunia

Ronda (Spanyol): Terbagi Oleh Jurang Sedalam 100 Meter





Kota Ronda ini terletak di daerah yang bergunung-gunung dan di ketinggian 750 meter diatas permukaan laut. Ronda adalah kota di atas bukit karang di provinsi Malaga. "El Tajo", lembah sedalam 100 meter, memisahkan antara kota baru dengan kota lama. Beberapa rumah, bahkan berdiri persis di sebelah jurang. Di antara kedua sisi kota, ada 3 jambatan yang menghubungkan, yang dibangun di tiga zaman yang berbeza: Romawi, Moor, dan pada abad 18.

Bonifacio (Corsica): 70 Meter Di Atas Permukaan Laut Mediterania




Di Ujung selatan pulau Corsica, Bonifacio adalah kelompok masyakarat terbesar di pulau ini. Kota kecil ini berdiri dengan posisi 'di ujung tanduk' setinggi 70 meter di atas gua batu kapur, yang terus menerus tererosi angin dan gelombang laut Mediteran. Kota ini selalu menjadi kota yang aman bagi para pelaut selama beberapa abad dan sekarang menjadi marina kecil dengan beberapa yacth mahal bersandar di dermaga.


Castellfolit de la Roca (Spanyol): 50 Meter Di Atas Jurang Batu


Kota kecil di Catalonia, Spanyol, Castellfolit de la Roca dibatasi oleh sungai Fluvia dan Toronell. Di antara kedua sungai inilah tebing batu yang menjadi pondasikota ini berdiri. Kota ini berdiri di ketinggian 50 meter dan panjang 1 kilometer. Kota ini terbentuk dari dua aliran lava yang bertumpuk, dan menjadikan kota ini salah satu kota terkecil di Catalonia.

Manarola (Itali): Kota Paling Berbahaya




Kota yang berdiri di PropinsiLiguria ini, merupakan salah satu kota yang paling berbahaya di Itali. Kota ini sangat susah ditentukan umurnya kerana pelbagai teks di zaman Romawi kuno sudah menyebutkan mengenai anggur yang di produksi dikota ini. Bahkan sekarang, anda dapat berjalan-jalan di kebun anggurnya, atau di Via dell' Amore (Jalan Cinta) dengan bangunan berwarna cerah di hujung kota

Santorini (Yunani): Syurga Setinggi 300 meter






Kepulauan yang terletak 200 km di tenggara tanah utama Yunani ini adalah sisa dari letusan gunung berapi besar, yang menghancurkan kota yang dahulunya berdiri di satu pulau yang utuh. Hasil ledakan inilah yang menyebabkan permukaan pulau yang berkawah-kawah.

Kecantikan kota ini, dengan kehidupan malam yang dinamis, membuat kota ini sebagai salah satu tujuan wisata di Eropa. Ledakan Minoa, yang terjadi 3600 tahun lalu, pada puncak kejayaan bangsa Minoa, meninggalkan lubang besar yang dikelilingi tompokan abu vulkanis setebal ratusan meter. Tompokan abu yang mengeras inilah yang menjadi tempat berdirinya kota 'Syurga' di ketinggian ini




Category: 0 comments

0 comments:

Post a Comment

wibiya widget